Analisis Kadar Lemak Kasar Pada Wafer Limbah Tebu Dengan Variasi Proporsi Limbah Tebu, Dedak Padi, Dan Bahan Tambahan Sebagai Pakan Ruminansia

Ria Harmayani, Dwi Kartika Risfianty, Abyadul Fitriyah, Alimuddin Alimuddin, Muhammad Habib Al Farozi, Yazid Al Bastomi

Abstract


Limbah tebu memiliki potensi besar sebagai bahan pakan ternak ruminansia, namun pemanfaatannya dalam bentuk wafer memerlukan formulasi yang tepat untuk mencapai standar nutrisi, khususnya kadar lemak kasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh variasi proporsi limbah tebu, dedak padi, dan bahan tambahan (molases, tapioka, urea, master gemuk) terhadap kadar lemak kasar wafer limbah tebu. Penelitian dilakukan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan: R140 (40% limbah tebu), R150 (50%), R160 (60%), dan R0 (100% limbah tebu/kontrol), yang dianalisis menggunakan ANOVA dan uji lanjut LSD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan proporsi bahan baku memberikan pengaruh yang signifikan (P<0,05) terhadap kadar lemak kasar. Wafer R140 mengandung kadar lemak tertinggi sebesar 4,6687%, diikuti oleh R150 (3,5495%), R160 (2,9090%), dan terendah pada kontrol R0 (0,4752%). Peningkatan proporsi limbah tebu cenderung menurunkan kadar lemak, sedangkan penambahan dedak dan bahan aditif meningkatkan stabilitas dan kandungan lemak. Disimpulkan bahwa formulasi R140 dan R150 direkomendasikan sebagai pakan yang ideal dengan kadar lemak yang aman untuk memenuhi kebutuhan energi tanpa mengganggu proses fermentasi dalam rumen.


Keywords


Lemak kasar, formulasi pakan, wafer pakan ruminansia, limbah tebu.

Full Text:

PDF

References


Badan Standarisasi Nasional (BSN). SNI 3148-2:2024 tentang Pakan Konsentrat Sapi Potong.

Chen, L., Wu, J., dan Li, Q. (2023). Impact of molasses addition on in vitro rumen fermentation characteristics and metabolizable energy of sugarcane bagasse. Fermentation, 9(3), 215. https://doi.org/10.3390/fermentation9030215

Deptan dan JICA. (1999). Pedoman Analisa Pakan. Terjemahan dari Judul asli: The Text of Feed Analysis, Penulis H. Hiraoka. Terbit atas kerjasama Dirjennak (Direktorat Bina Produksi Peternakan) dan Japan International Cooperation Agency (JICA). Dirjennak Deptan RI, Jakarta.

FAO. (2011). Quality Assurance for Animal Feed Analysis Laboratories. FAO Animal Production and Health Manual No. 14. FAO, Rome, Italy.

Harmayani, R., Fajri, N. A., Kartika, N. M. A., dan Ihsan, M. S. (2021). Komposisi Kimia Limbah Ampas Tebu Sebagai Pakan Ruminansia. AGRIPTEK: Jurnal Agribisnis dan Peternakan, 1(2), 35-40.

Harmayani, R. (2022). Nilai Nutrisi Silase Ampas Tebu (Saccharum officinarum L.) yang Difermentasi dengan Urea, Probiotik, Molases dan Kapur. AGRIPTEK: Jurnal Agribisnis dan Peternakan, 2(1), 6-11.

Hartadi, H., Reksohadiprodjo, S., dan Tillman, A. D. (2005). Tabel Komposisi Pakan untuk Indonesia. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Lee, S. H., dan Kim, D. Y. (2022). Effects of physical processing methods on the density, storage stability, and physical quality of agricultural waste-based feed wafers. Animal Feed Science and Technology, 285, 115234. https://doi.org/10.1016/j.anifeedsci.202ss2.115234

Lee, S., Park, J., dan Kim, H. (2024). Nutritional and Functional Properties of Tebu-Based Snack Formulations. Foods, 13(3), 567.

Oliveira, R. S., Silva, T. M., dan Santos, F. A. (2024). Degradability kinetics and fiber composition of sugarcane bagasse in ruminant diets: A focus on fiber fractions. Arquivo Brasileiro de Medicina Veterinária e Zootecnia, 76(4), 670-678.

Patel, R. K., dan Sharma, V. (2024). Interrelationship between textural properties and nutritional composition of feed wafers: Optimizing the fiber-to-concentrate ratio. Veterinary World, 17(2), 310-318..

Smith, J., Johnson, A., dan Williams, L. (2022). Global potential of sugarcane biomass as a sustainable feedstock for bioenergy and animal feed: A review. Biomass and Bioenergy, 158, 106354. https://doi.org/10.1016/j.biombioe.2022.106354

Smith, J., Lee, K., dan Nguyen, P. (2022). Lipid Content and Stability in Sugarcane Waste-Based Products. Journal of Agricultural Food Chemistry, 70(12), 3456-3464.

Vargas, J. E., Chen, L., dan Dijkstra, J. (2022). Dietary lipids and their relationship with rumen fermentation and methane production: A meta-analysis. Journal of Dairy Science, 105(1), 123-140. https://doi.org/10.3168/jds.2021-20500

Wibowo, S., Santoso, B., dan Pratama, A. (2025). Optimasi penggunaan urea sebagai sumber nitrogen non-protein dalam pakan ruminansia berbasis bahan pakan lokal. Sains Peternakan: Jurnal Penelitian Ilmu Peternakan, 23(1), 12-20.

Yuliana, M., dan Rahmawati, S. (2023). Pengaruh Proporsi Limbah Tebu dan Dedak Padi terhadap Kandungan Nutrisi. Indonesian Journal of Agricultural Science, 24(2), 89-97.

Zhang, H., Wang, Y., dan Liu, Q. (2023). Effects of Additive Composition on Nutritional Quality of Tebu Waste Products. Food Science dan Nutrition, 11(4), 2123-2132.

Zhang, Y., Liu, X., dan Wang, H. (2023). Lipid stability and oxidation characteristics in fibrous feedstuffs derived from agricultural by-products: Challenges and additive solutions. Journal of Animal Science and Biotechnology, 14(1), 34. https://doi.org/10.1186/s40104-023-00850-x




DOI: https://doi.org/10.36355/bsl.v5i2.289

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Baselang

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Baselang : Jurnal Ilmu Pertanian, Peternakan, Perikanan dan Lingkungan online ISSN 2798-2114 is published by Fakultas Pertanian Universitas Muara Bungo