Pengujian Kadar Besi (Fe) Pada Air Bersih dengan Metode Spektrofotometri UV-Vis di Laboratorium Kesehatan Daerah Kabupaten Bojonegoro

Albet Haikal Fiqri, Nindy Callista Elvania

Abstract


Semua kehidupan di Bumi membutuhkan Sumber kebutuhan dasar berupa Air bersih. Kualitas air bersih yang layak tidak mengandung kontaminasi bahan kimia berbahaya seperti logam berat serta bahan organik yang dapat berdampak negative pada kesehatan selama jangka Panjang. Salah satu parameter yang perlu diperhatikan dalam kualitas air adalah kadar Besi (Fe). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pengujian kadar Besi (Fe) pada air bersih dengan metode Spektrofotometri UV-Vis dan menganalisis kadar Besi (Fe) pada air bersih di Laboratorium Kesehatan Daerah Kabupaten Bojonegoro. Metode yang diterapkan meliputi metode deskriptif serta analisis laboratorium dengan parameter Besi (Fe) terhadap sampel air bersih dengan menggunakan Spektrofotometri UV-Vis. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh sampel air bersih memiliki kadar Besi (Fe) dibawah ambang batas yaitu 0,03 mg/L – 0,15 mg/L, sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 2 Tahun 2023 dengan nilai kadar Besi (Fe) yaitu 0,2 mg/L. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kualitas air dari seluruh sampel berada dibawah baku mutu yang telah ditetapkan dan layak untuk dikonsumsi.

Keywords


Air bersih; Fe; Spektrofotometri UV-Vis

Full Text:

PDF

References


Arba, H.N. (2017) Identifikasi logam besi (Fe) pada zonasi radius 1–5 km tempat pembuangan akhir (TPA) Antang Makassar terhadap pengaruh kualitas air sumur gali. Skripsi. Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar.

Bachri, S., Hilal, A., Pannyiwi, R., Lonik, L. and Ismail (2025) ‘Ketersediaan air bersih dari kontaminasi sanitasi yang buruk dan penularan penyakit dalam meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di Desa Lainungan, Kabupaten Sidenreng Rappang’, Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 4(1), pp. 4134–4138. doi:10.31004/jerkin.v4i1.2255.

Das, S., Mishra, S. and Sahu, H. (2023) ‘A review of activated carbon to counteract the effect of iron toxicity on the environment’, Environmental Chemistry and Ecotoxicology, 5, pp. 86–97. doi:10.1016/j.enceco.2023.02.002.

Diju, A.Y., Herawati, H., Suyono, R.S. and Nurhayati, N. (2018) ‘Studi potensi air bersih di Perbukitan Bawang Kecamatan Kubu Kabupaten Kubu Raya’, Jurnal Teknik Sipil, 18(1). doi:10.26418/jtst.v18i1.26404.

Fadhilla, A., Khairunnisa, C. and Yuziani, Y. (2022) ‘Analisis kadar logam besi (Fe) pada depot air minum isi ulang di Kota Lhokseumawe’, Comserva, 1(12), pp. 1063–1073. doi:10.36418/comserva.v1i12.182.

Kholifah, R.A.N., Suprayogi, D., Auvaria, S.W. and Agustina, E. (2025) ‘Analisis kualitas air bersih dari berbagai sumber di Laboratorium PT X’, Ranah Research: Journal of Multidisciplinary Research and Development, 7(3), pp. 2160–2169. doi:10.38035/rrj.v7i3.1353.

Kontoghiorghes, G.J. and Kontoghiorghe, C.N. (2020) ‘Iron and chelation in biochemistry and medicine: Treating related diseases’, Cells, 9(1456), pp. 1–43.

Kumar, V., Bharti, P.K., Talwar, M., Tyagi, A.K. and Kumar, P. (2017) ‘Studies on high iron content in water resources of Moradabad District (UP), India’, Water Science, 31(1), pp. 44–51. doi:10.1016/j.wsj.2017.02.003.

Lasaiba, M.A. (2024) ‘Innovative strategies for urban waste management: Integration of technology and community participation’, Geoforum, 3, pp. 1–18. doi:10.30598/geoforumvol3iss1pp1-18.

Ngilawane, E., Tetelepta, E.G. and Riry, R.B. (2024) ‘Analisis kualitas dan kuantitas air sumur gali di Desa Sifnana Kecamatan Tanimbar Selatan Kabupaten Kepulauan Tanimbar’, Jurnal Pendidikan Geografi Unpatti, 3(3), pp. 356–370.

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2023 tentang Standar Baku Mutu Kesehatan Lingkungan (SBMKL) dan Persyaratan Kesehatan Air, Udara, Tanah, Pangan, Sarana dan Bangunan, Vektor, serta Hewan Pembawa Penyakit;

Pontororing, M.E.I., Pinontoan, O.R. and Sumampouw, O.J. (2019) ‘Uji kualitas air bersih dari PT Air Manado berdasarkan parameter biologi dan fisik di Kelurahan Batu Kota, Kota Manado’, Jurnal Kesmas, 8(6), pp. 484–492.

Salisna, S., Rasyid, N.Q. and Rianto, M.R. (2021) ‘Kandungan logam besi pada air sumur bor di Muara Sungai Tallo Kota Makassar’, Jurnal Medika, 6(1), pp. 6–9. doi:10.53861/jmed.v6i1.190.

Shankar, H.N.K. and Ponnusamy, P. (2023) ‘Investigation of heavy metals in the surface and groundwater and its health risk assessment in parts of Gudiyattam region, Tamilnadu, India’, Ecological Engineering and Environmental Technology, 24(5), pp. 20–29. doi:10.12912/27197050/162704.

Suryani, M. Y., Paramita, A., Susilo, H., & Maharsih, I. K. (2022). Analisis penentuan kadar besi (Fe) dalam air limbah tambang batu bara menggunakan spektrofotometri UV-Vis. Indonesian Journal of Laboratory, 5(1), 7-15;

Ulfah, M. and Sugiri, W. (2023) ‘Kualitas air bersih pada sumur bor di Desa Sumber Rejo’, Health Care, 12(1), pp. 119–127.

Yustika, V., Kasim, N. M., Andimala, F., Amboy, M., Daaliwa, S. M., Nurlisa, W. O., & Kunusa, W. R. (2022). Analisis Kandungan Logam dalam Air Limbah Laundry dengan Metode Spektrofotometri UV-Vis. Jurnal Inovasi Teknik Kimia, 7(2), 14-22.

Zulhilmi, I., Efendy, D., Syamsul and Idawati (2019) ‘Faktor yang berhubungan tingkat konsumsi air bersih pada rumah tangga di Kecamatan Peudada Kabupaten Bireun’, Biology Education, 7(November), pp. 112–126.




DOI: https://doi.org/10.36355/bsl.v5i2.294

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Baselang

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Baselang : Jurnal Ilmu Pertanian, Peternakan, Perikanan dan Lingkungan online ISSN 2798-2114 is published by Fakultas Pertanian Universitas Muara Bungo