Keadaan Sosial Ekonomi Masyarakat Nelayan Ikan Terbang Di Desa Kilga Kabupaten Seram Bagian Timur

Muhammad Saleh Rumwokas, Devita Aristya Sri Widya

Abstract


Masyarakat Desa Kiliga adalah masyarakat yang sebagian besar memiliki profesi sebagai nelayan dan sebagian kecil berprofesi sebagai petani cengkeh, Pala, dan Coklat. Tujuan dari penelitian ini adalah Menganalisis kondisi ekonomi masyarakat nelayan, meliputi sumber pendapatan utama, pengeluaran rumah tangga, serta rata-rata pendapatan per hari dari hasil tangkapan ikan terbang. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Kilga, Kecamatan Kiandarat, Kabupaten Seram Bagian Timur pada Bulan Januari 2025. Penentuan sampling menggunakan Teknik purposive sampling.Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan kombinasi analisis deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Kabupaten Seram Bagian atau yang disingkat SBT adalah salah satu kabupaten yang berada di Provinsi Maluku, Indonesia. Daerah ini merupakan pemekaran dari Kabupaten Maluku Tengah. Ibu kota kabupaten ini menurut Undang-Undang, terletak di Dataran Hunimua, akan tetapi pusat pusat kegiatan pemerintahan berlangsung di Bula. Jumlah penduduk kabupaten ini tahun 2024 berjumlah 147.139,00 jiwa, luas wilayah Kabupaten Seram Bagian Timur seluruhnya mencapai 20.659,89 km2 yang terdiri dari luas laut 14.877,77,84 dan luas didominasi oleh pulau-pulau kecil yaitu sebanyak 34 pulau.

Tingkat pendapatan yang paling tinggi terlihat pada dua responden nelayan yaitu Rp. 650.000 – 1.000 000 (Enam Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah – Satu Juta Rupiah). Sedangkan tingkata pendapatan menengah terlihat pada 21 responden dengan penghasilan Rp. 450.000 – 600.000 (Empat Ratus Lima  Ribu Rupiah – Enam Ratus Ribu Rupiah). Sedangkan tingkat pendapatan paling rendah terlihat pada Rp. 50.000 – 200.000 (Lima Puluh Ribu Rupiah – Dua Ratus Ribu Rupiah). Dimana ini merupakan pendapatan yang paling rendah, jika dibandingkan dengan pengeluaran setiap harinya berkisar antara Rp. 50.000 – 60.000 maka nelayan yang memiliki penghasilan dibawah 50.000 ini mengalami sedikit kerugian, dibanding nelayan yang memiliki pendapatan diatas Rp. 100.000. Dengan demikian maka pengeluaran nelayan terdiri dari biaya tetap dan variabel yang harus dipantau dan dikendalikan.

Keywords


Sosial Ekonomi, Nelayan Ikan Terbang.

Full Text:

PDF

References


Anonimous, 2011. Hasil Penelitian Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan Laporan Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Badan Pusat Statistik. Kabupaten Seram Bagian Timur Dalam Angka. 2015.

Hukubun, Ronald Darlly, et al. "Sosialisasi teknik penangkapan ikan dan alternatif pemanfaatan telur ikan terbang pada musim timur." SAFARI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia 3.3 (2023): 10-17.

NUR, Muhammad, et al. Program kemitraan masyarakat manajemen usaha, inovasi teknologi alat pengeringan dan pemasaran digital bagi kelompok usaha pengeringan ikan terbang di Kelurahan Mosso, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat. Selaparang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 2022, 6.4: 1772-1780.

Permata, Diah Ayu, et al. "PENGELOLAAN SUMBERDAYA LAUT DAN DAMPAKNYA TERHADAP PEREKONOMIAN LOKAL." Indonesian Journal of Economy and Education Economy 2.2 (2024): 380-390.

Setyorini, H. W. (2018). UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENGEMUKAKAN PENDAPAT DAN HASIL BELAJAR PKn KOMPETENSI BENTUK-BENTUK USAHA PEMBELAAN NEGARA MELALUI METODE TIME TOKEN BAGI SISWA KELAS IXA SMP MURNI 1 SURAKARTA SEMESTER 1 TAHUN PELAJARAN 2015/2016. Jurnal Pendidikan Dwija Utama: Edisi Mei, 2018, 61.

Sugiharto, Eko. "Tingkat Kesejahteraan Masyarakat Nelayan Desa Benua Baru Ilir Berdasarkan Indikator Badan Pusat Statistik." Jurnal Ekonomi Pembangunan dan Perencanaan 4.2 (2007): 32-36.

Syahailatua, A. "Perikanan ikan terbang di Indonesia: Riset menuju pengelolaan." Oseana 31.3 (2006): 21-31.

Wasak, Martha P. "Keadaan Sosial-Ekonomi Masyarakat Nelayan Dl Desa Kinabuhutan Kecamatan Likupang Barat. Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara." Pasific Journal 3.5 (2010): 958-962.

Wattimena, Z. K. R., Rustadi, R., & Suadi, S. (2022). Peran Dinas Perikanan Dalam Pemberdayaan Masyarakat Nelayan Dan Implikasinya Terhadap Ketahanan Ekonomi Keluarga Nelayan (Studi Pada Kampung Nelayan Di Kecamatan Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur, Provinsi Maluku). Jurnal Ketahanan Nasional, 28(1), 51-81.




DOI: https://doi.org/10.36355/bsl.v5i2.297

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Baselang

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Baselang : Jurnal Ilmu Pertanian, Peternakan, Perikanan dan Lingkungan online ISSN 2798-2114 is published by Fakultas Pertanian Universitas Muara Bungo